Pemberitahuan berkaitan dengan Pencegahan Penularan Covid-­19

Umat   Paroki   Hati   Kudus   Tuhan   Yesus   Ganjuran   yang   senantiasa diberkati Tuhan, Berkah Dalem 

Berdasarkan Instruksi dari Pemerintah, No. 1/INSTR/2020 pada tanggal 15 Maret 2020 dan Surat Gembala Bapak Uskup Keuskupan Agung Semarang Nomor 0332/A/X/20­13  pada tanggal 19 Maret 2020, maka diberitahukan sebagai berikut:

MENIADAKAN seluruh kegiatan keagamaan baik di Gereja, termasuk Kapel – Kapel Wilayah, maupun Candi HKTY Ganjuran, yang melibatkan banyak umat, mulai pada tanggal 20 Maret 2020 sampai dengan 3 April 2020. Kegiatan itu antara lain:

  1. Misa harian dan Misa Mingguan baik di Gereja maupun Kapel – Kapel Wilayah Paroki HKTY Ganjuran. Misa Mingguan akan disiarkan online oleh KomSos KAS.
  2. Misa Lingkungan/Wilayah dan Misa Ujud, seperti: Misa memule 40­ hari Alm. Rm. G. Utomo, Pr pada tanggal 25 Maret 2020 Pk. 19.00 WIB; Misa Novena ke-­6 dan ke-­7 Malam Jumat Pertama di Pelataran Candi HKTY Ganjuran pada tanggal 2 dan 30 April 2020 Pk. 19.00 WIB; Misa requiem, dengan tetap terbuka ada pemberkatan jenazah bersama keluarga;
  3. Pengakuan dosa secara masal pada tanggal 24 Maret 2020 Pk.  16.30  WIB,  dengan  tetap terbuka  bagi  mereka  yang ingin mengaku dosa secara pribadi di Paroki dengan kontak Rm. H. Rony Suryo Nugroho, Pr (081226536765)  dan Rm. FX. Krisno Handoyo, Pr (081326077753);
  4. Renungan APP, Jalan Salib dan Doa Lingkungan;
  5. Latihan-­latihan persiapan Pekan suci;
  6. Pembinaan Iman dan persiapan penerimaan sakramen inisiasi;
  7. Rapat; dan
  8. Pertemuan­pertemuan lain.

Ketentuan mengenai Perayaan Pekan Suci akan disampaikan pada waktunya dengan mempertimbangkan perkembangan situasi dan kondisi. Namun sebagai antisipasi perlu diberitahukan kurang lebihnya sebagai berikut:

Minggu Palma

  1. Menggunakan tata Perayaan Ekaristi Cara­2. Tidak ada perarakan umat. Umat langsung duduk di dalam gereja sambil memegang daun palma. Upacara Pemberkatan daun palma dilakukan di pintu utama gereja oleh Romo dan petugas saja. Setelah pemberkatan daun Palma dilanjutkan percikan air oleh Imam (bisa dibantu Prodiakon) yang akan berkeliling memerciki umat.
  2. Nyanyian yang dinyanyikan hanya: Nyanyian mengiringi Percikan Daun Palma ; Kudus ; Lagu Penutup.

Kamis Putih

  1. Nyanyian yang dinyanyikan hanya: Lagu Pembuka ; Lagu Kemuliaan ; Kudus ; Perarakan Sakramen Mahakudus.
  2. Tidak ada Tuguran. Diganti dengan penghormatan bersama setelah perarakan Sakramen Mahakudus.
  3. Setelah Penghormatan secara bersama, Sakramen Mahakudus ditakhtakan di Kapel Adorasi.

Jumat Agung

  1. Ibadat Jalan Salib pada Jumat Agung juga ditiadakan.
  2. Bacaan Injil (Pasio) TIDAK DINYANYIKAN, tetapi dibacakan oleh Petugas bersama Imam dan Doa Umat Meriah didoakan oleh Imam.
  3. Prosesi pembukaan kain selubung Salib :
    - Tidak ada perarakan pembukaan kain selubung salib dari pintu utama gereja menuju altar.
    - Salib sudah disiapkan di depan altar.
    - Pembukaan kain selubung salib dilaksanakan hanya pada satu tempat yaitu di depan altar saja. Nyanyian seruan pembukaan kain selubung salib (3x) tetap dinyanyikan.
  4. Penghormatan Salib dilaksanakan secara bersama-sama. Saat Imam mengangkat salib, umat menghormat bersama­-sama dengan membungkuk. Setelah itu dilanjutkan dengan berkatan/percikan pada salib-salib keluarga.

Malam Paskah

  1. Upacara Cahaya dilaksanakan seperti biasa. Aklamasi “Kristus Cahaya Dunia” tetap dinyanyikan.
  2. Nyanyian yang dinyanyikan: Exultet (Pujian Paskah) ; Kemuliaan ; Alleluya ; Percikan air (pembaharuan janji baptis) ; Kudus ; Penutup.

Hari Raya Paskah

  1. Nyanyian yang dinyanyikan: Lagu Pembuka ; Kemuliaan ; Kudus ; Lagu Penutup.

Hal-Hal Tekhnis :

  1. Di dekat pintu masuk halaman Gereja disediakan 2 wastafel untuk digunakan mencuci tangan.
  2. Mengosongkan air suci di jalur masuk gereja dan menyediakan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) sebagai pengganti sementara. Menghormati Tuhan dalam Tabernakel dengan membuat tanda salib.
  3. Meniadakan “Salam damai” dalam bentuk salaman atau jabat tangan. “Salam damai” cukup dengan menganggukkan kepala dan tersenyum.
  4. Meniadakan “Berkat anak” dalam bentuk menyentuh dahi atau kepala. Cukup dengan memberikan berkat di atas kepala, tanpa menyentuhnya.
  5. Kolekte TIDAK dilakukan dengan cara mengedarkan kotak/kantong kolekte. Diganti dengan menyediakan kotak terbuka di jalur masuk gereja baik kotak untuk kolekte I maupun kolekte II.
  6. Dimohon menerima Komuni dengan tangan (TIDAK dengan mulut atau lidah). Imam dan Prodiakon membersihkan tangan dengan hand sanitizer sebelum dan setelah membagikan Komuni.
  7. Bahan Persembahan (Hosti & Anggur) langsung diletakkan di meja kreden. Tidak ada perarakan bahan persembahan oleh petugas.

Demikian pemberitahaun ini disampaikan. Kami mohon disebarluaskan ke segenap umat di Gereja HKTY Ganjuran. Marilah kita bersama-­sama meningkatkan rasa solidaritas, kepedulian, dan tanggungjawab sosial kita.

Semoga Tuhan melindungi dan menjaga kita dari segala bahaya dan melimpahkan rahmat kesehatan bagi kita semua. Doa saya selalu dan Berkah Dalem.

File : Surat Edaran2.pdf

Bantul, 19  Maret 2020
Pastor Paroki HKTY Ganjuran


FX. Krisno Handoyo, Pr

Komentar