Kamis, 14 Mei 2020 "HARI DOA, PUASA, DAN KARYA AMAL KASIH"

Saudari-saudaraku, Umat Katolik di Keuskupan Agung Semarang, 

Pada Minggu, 3 Mei 2020, yang lalu, Bapa Paus Fransiskus mengajak menjadikan Kamis, 14 Mei 2020, sebagai “Hari Doa, Puasa, dan Karya Amal Kasih”. Diharapkan pada hari itu seluruh umat manusia lintas agama bersatu padu berdoa dan berpuasa agar Tuhan berkenan menolong umat manusia dalam mengatasi wabah virus corona atau COVID-19. 

Menanggapi ajakan Bapa Suci ini, kita akan menindaklanjutinya dengan beberapa hal sebagai berikut: 

  1. Pada hari Kamis, 14 Mei 2020, melakukan Doa seperti Rosario Suci (dapat mengikuti program Rosario Laudato Sì dari HidupTV), doa Litani Santa Perawan Maria, dan juga mengikuti Perayaan Ekaristi secara online (dapat mengikuti misa live streaming yang diselenggarakan di Katedral Semarang atau Paroki-paroki lain).
  2. Pada hari Kamis, 14 Mei 2020, melakukan puasa sebagai upaya untuk ikut prihatin dengan mereka yang terdampak wabah virus corona. Puasa yang kita lakukan dengan makan hanya sekali sehari ini dapat dilanjutkan pada hari-hari berikutnya, sejauh dikehendaki. Dana yang terkumpul dari penyisihan biaya makan dapat disalurkan ke Paroki masing-masing untuk membantu mereka yang berkekurangan. Karena itu setiap paroki hendaknya membuat pos khusus untuk kepentingan ini. Demikianlah kita tingkatkan karya amal kasih kita, khususnya kepada mereka yang terdampak oleh wabah virus corona.
  3. Melanjutkan dan meningkatkan gerakan karya amal kasih berdasarkan data berbasis Lingkungan dalam kerjasama dengan RT/RW, antara lain: pembagian bahan makanan, penyediaan lumbung pangan, ketahanan pangan, dan penyediaan bantuan dana pendidikan serta modal usaha kecil.
  4. Untuk mengoptimalkan usaha penanganan dampak wabah virus corona ini, Keuskupan Agung Semarang telah membentuk Gugus Tugas Penanganan Dampak COVID-19 KAS yang diketuai oleh Rm. Yohanes Rasul Edy Purwanto Pr. Gugus Tugas ini bertanggungjawab untuk melakukan koordinasi, sinergi, dan kolaborasi dengan Tim-tim Kevikepan dan Paroki, sehingga penanganan dampak wabah ini semakin terencana, efektif, dan efisien (Gugus Tugas terlampir).

Kami berharap lamanya masa darurat ini tidak membuat kita lengah dan kendor dalam menjaga dan melindungi diri, keluarga, dan masyarakat dari wabah virus corona. Karena itu kami mengajak Saudari-saudara semua untuk kembali meningkatkan kewaspadaan kita terhadap bahaya wabah virus corona ini dengan pola hidup bersih dan sehat, antara lain dengan rajin mencuci tangan dengan air sabun atau hand sanitizer, memakai masker, dan melakukan social/physical distancing. 

Semoga permohonan kita melalui doa, puasa, dan karya amal kasih yang kita jalankan bersama seluruh warga dunia lintas agama ini didengarkan serta dikabulkan oleh Tuhan berkat kuasa dan belaskasih-Nya kepada seluruh umat manusia di bumi ini. 

Berkah Dalem dan salam sehat.

Semarang, 11 Mei 2020


† Robertus Rubiyatmoko
Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang

File : 14-05-2020 - Edaran - Hari Doa - Puasa - Karya Amal Kasih KAS.pdf

Komentar