Pameran dan Gelar Budaya, Pernas HPS 2015

10 Oktober 2015
oleh: Indan
share

 

Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) merupakan salah satu gerakan kepedulian dan perhatian untuk membangun ketahanan pangan baik di tingkat global, regional, maupun nasional. Deklarasi Ganjuran sejak tanggal 16 Oktober 1990 mengamanatkan sebuah langkah pertobatan moral dengan pelaksanaan dan penyebarluasan Pembangunan Pertanian dan Pedesaan Lestari yang berwawasan lingkungan (ecological sound), murah secara ekonomis sehingga tergapai (economically feasible), sesuai dengan kebudayaan setempat (culturally adapted), dan berkeadilan sosial (social just), serta memberi pengakuan hak dan kebebasan kaum tani untuk membentuk organisasi atau paguyubannya  menurut  kebutuhan  dan  aspirasinya. Sebagai tindak lanjut Deklarasi Ganjuran, lahirlah Serikat Paguyuban Tani-Nelayan Hari Pangan Sedunia (SPTN-HPS).

Momentum peringatan HPS 2015 yang akan datang merupakan salah satu momentum yang istimewa karena merupakan momentum 25 tahun diikrarkannya Deklarasi Ganjuran. Pertemuan Nasional Peringatan HPS 2015 dan 25 Tahun Ganjuran dimaksudkan untuk merevitalisasi kembali semangat dan cita-cita Deklarasi Ganjuran untuk membangun pertanian dan pedesaan yang lestari dalam konteks membangun ketahanan pangan serta menjadikan gerakan tersebut sebagai gerakan nasional. 

Green Youth Education

Mengusung tema "Green Youth Education", Pernas HPS 2015 ingin merefleksikan kembali cita-cita dan usaha membangun pertanian dan pedesaan yang lestari untuk ketahanan pangan sebagaimana juga diamanatkan dalam Deklarasi Ganjuran. Selain itu, tujuan dari pertemuan nasional ini guna mencari perwujudan strategi baru membangun budaya pertanian dan pedesaan lestari: Belajar dari komunitas-komunitas pemerhati pertanian dan pedesaan lestari yang mengembangkan pendidikan kelestarian lingkungan hidup bagi generasi muda serta menegaskan kembali arah dan semangat pertobatan gerakan HPS selanjutnya.

Acara Pernas HPS 2015 yang mulai tanggal 14 - 18 Oktober 2015 dimeriahkan juga dengan Pameran Pangan dan Gelar Budaya dari berbagai daerah. Guna mewujudkan kelestarian pangan dan keutuhan ciptaan, kebudayaan juga menjadi memiliki peranan penting sebagai unsur kekayaan yang harus terus dilestarikan.